Destinasi Lokal Budaya
4 Destinasi Lokal Budaya yang Cocok Untuk Penyuka Budaya

Cozzy Stay – Destinasi Lokal Budaya 

Halo Teman Cozzy, dengan lebih dari 1.300 suku yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau, Indonesia kaya akan budaya dan tradisi yang menarik sekaligus menggairahkan untuk dieksplorasi. Hal ini menjadi nilai jual sebagian destinasi wisata. Turis yang berkunjung tak hanya bisa melihat, tetapi juga merasakan langsung tradisi unik masyarakat setempat.

Jika Anda ingin melakoni perjalanan yang unik, yang membawa Anda ke kampung-kampung tradisional alih-alih ke objek wisata modern, dan yang mengajak Anda berkenalan dengan warga setempat dan mempelajari budaya mereka dibandingkan dengan sekadar melihat-lihat, berikut beberapa destinasi yang kami rekomendasikan.

Destinasi lokal budaya Mentawai

  1. Mentawai, Sumatra Barat

Berjarak sekitar 150 kilometer dari pantai Sumatra Barat, Kepulauan Mentawai merupakan salah satu daerah paling terpencil di Indonesia. Keindahan daerah ini terletak di tradisi-tradisi yang masih dijaga dan dijalankan oleh warga setempat, yang termasuk di antaranya proses membuat barang kebutuhan sehari-hari, cara mencari bahan makanan, serta sejumlah ritual.

Ada banyak hal yang bisa Anda lihat, lakukan, dan pelajari dari Suku Mentawai, seperti belajar membuat anak panah beracun, baju dari bahan kayu khusus, bahkan proses tradisional pembuatan tato.

Jika ingin merasakan petualangan yang lebih seru, Anda bisa ikut berburu bersama kaum laki-laki di suku tersebut atau memancing bersama kaum perempuannya. Untuk membuat perjalanan Anda di Mentawai lebih lengkap, ikuti ritual penyembuhan bernama Sikerei yang dilakukan oleh dukun setempat.

Destinasi lokal budaya Tradisi Lompat Batu Nias - TRAVEL

  1. Nias, Sumatra

Jika Anda pernah melihat pria berbaju tradisional melompati susunan batu yang tinggi, kemungkinan Anda sudah tahu tradisi yang dimiliki oleh warga Nias. Terletak di sisi barat Sumatra, Pulau Nias terkenal dengan tradisi lompat batu yang disebut Hombo Batu. Tradisi ini bisa Anda lihat di beberapa desa, seperti Bawomataluo, Hilimondregeraya, dan Orahili Fa’u.

Pada zaman dulu, perang antardesa sering terjadi Nias. Untuk melindungi kampung mereka, para warga membangun pagar batu setinggi dua meter. Kemampuan untuk melompati pagar itu pun menjadi kemampuan yang harus dimiliki oleh para prajurit.

Berhubung susunan batu tersebut memiliki tinggi dua meter, butuh kemampuan atletis dan akrobatik yang tinggi untuk melompatinya. Sekarang, kemampuan melompati susunan batu itu menjadi tradisi yang dijaga dan penanda bahwa seorang anak laki-laki telah menjadi dewasa.

Destinasi lokal budaya

  1. Pematang Siantar, Sumatra Utara

Berasal dari Sumatra Utara, Batak merupakan salah satu grup etnis terbesar di Indonesia. Batak terkenal dengan lagu-lagunya yang dinyanyikan dengan vokal yang kuat, tarian Tor-Tor yang repetitif tapi menyenangkan, serta kain tradisional yang disebut Ulos.

Ada sebuah tempat di Sumatra Utara yang memungkinkan Anda untuk mendalami budaya Batak dan mempelajari sejumlah karya seni tradisionalnya. Tempat itu adalah Jabu Sihol, sebuah homestay unik di Kota Pematang Siantar.

Didirikan untuk menjaga sekaligus mewariskan budaya Batak ke generasi muda, Jabu Sihol menawarkan beragam aktivitas menarik. Anda bisa belajar cara membuat Ulos, memasak makanan khas Batak, menari Tor-Tor, dan mengerti huruf-huruf dalam bahasa Batak.

Destinasi lokal budaya

  1. Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Jika Anda sedang mencari wisata yang unik, perjalanan ke Wae Rebo adalah jawabannya. Kampung terpencil ini terletak di daerah Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Meskipun Anda harus melalui perjalanan yang sulit untuk mencapainya, yang bisa Anda dapatkan di sana sungguh menakjubkan.

Kampung kecil ini terkenal dengan rumah-rumah tradisional Manggarai yang disebut Mbaru Niang. Ada tujuh yang dibangun di lokasi tersebut, masing-masing memiliki desain kerucut yang unik dan atap yang terbuat dari daun lontar.Rumah ini memiliki lima tingkat. Setiap tingkat memiliki fungsinya masing-masing.

Area tinggal terletak di lantai satu, sedangkan lantai dua digunakan untuk menyimpan makanan dan barang. Lantai tiga dipakai untuk menyimpan bibit tanaman, lantai empat untuk stok makanan, dan lantai lima digunakan sebagai untuk menyerahkan persembahan kepada nenek moyang.

Beragam budaya yang ada di Indonesia, dengan wisata budaya semoga kita tidak lupa dengan budaya – budaya yang indah di Indonesia ya Teman Cozzy.

Destinasi lokal budaya

Destinasi Lokal Budaya

Destinasi lokal budaya

 

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments